Langsung ke konten utama

Karya Jurnalistik Anggota Baru 2015

Ini dia beberapa hail karya tulis anggota aru UKM Fordimapelar dalam penulisan berita :



POLISI GAGALKAN PENYELUNDUPAN NARKOBA

(04/11/2015) Polisi Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan penditribusian narkoba oleh gembong narkoba internasional berinisial WA dan DS yang berasal dari Cina.
Polisi mencurigai pelaku tersebut tersangkut jaringan bandar besar Nigeria. Pelaku menyembunyikan 50 Kg sabu tersebut di telapak kanan, kiri, tas dan di bawah cd. Polisi menangkap sindikat ini di hotel X di kawasan Jakarta pada jam 21.00. Polisi maih menyelidiki tentang pendistribusian sabu-sabu ini. Gerbong narkoba internasional ini akan dikenai hukuman UU KUHP No. 34 tahun 2012 tentang penyimpanan narkoba lebih dari 1 Kg dikenai hukuman mati.
“Kita akan menegaskan hukum di Indonesia, karena mereka terkena masalah di Indonesia, mereka akan dihukum di Indonesia. Kami akan berkoordinasi dengan pihak negara Cina” Ujar Brigjen. Pol. Elka.

Oleh : Angga Wahyu Lintang Purnama / Fakultas Teknik / Mesin



POLISI TANGKAP PENGEDAR NARKOBA DI HOTEL

Pada 4 November 2015 pukul 21.00 di hotel X di Jakarta Barat pihak kepolisian menangkap 2 orang berinisial WA dan DS warga negara Cina. Kedua orang tersebut diduga pengedar narkoba karena pihak polisi menerima laporan dari pihak bandara yang melihat di tas kedua orang tersebut terdapat benda yang mencurigakan. Setelah menerima laporan tersebut pihak polisi menyelidiki kedua orang tersebut dan mengikuti kedua orang itu sampaiu ke hotel X. Di hotel tersebut polisi langsung menangkap kedua orang itu setelah mendapat bukti yang cukup. Hasilnya terbukti kedua orang tersebut membawa 100Kg sabu-sabu tidak hanya di dalam tas, sabu-sabu itu juga terdapat dalam saku bahkan cd pelaku. Kedua pelaku tersebut terancam pasal KUHP No.24 tahun 2012 dengan ancaman seumur hidup bahkan hukuman mati. Kedua orang dari negara Cina itu terbukti dari paspornya. Dan kalaupun pihak kedutaan kedua orang tersebut ingin membantu mereka, tetapi pihak kepolisian tetap memberlakukan hukum Indonesia. Tapi pihak polisi tetp menjga hubungan baik antar kedua negara.

Oleh : Wahyu Lutfi Yansyah / Fakultas Teknik / Informatika



PENGGEREBEKAN GEMBONG KARTEL INTERNASIONAL

Surabaya, Kompas. 2 orang warga Cina yang berinisial WA dan DS kemarin digerebek di hotel X Surabaya yang terbukti membawa 100 Kg sabu-sabu.
Kepolisian bertindak cepat dalam menangani hal itu. Kabid Humas Brigjen. Pol. Elka Dwi Destryawan yang memberikan keterangan kemarin mengklarifikasi tentang adanya sindikat jaringan kartel narkoa internasional yang berasal dari Nigeria. Beliau mengungkapkan 2 warga tersebut telah dicurigai sebelumnyapada kedatangannya melalui bandara Juadi pada tanggal 1 November 2015. Di mesin X ray tidak terdeteksi namun ada indikasi kuat sehingga polisi bertindak cepat melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) terhadap 2 terdakwa tersebut namun lebih lanjut proses hukum masih tetap berjalan dan diproses di kejaksaan. Begitu pula menunggu kepastian akan menjadi tersangka apa tidak.

Oleh : Rizal Saputra / Fakutas Psikologi / Psikologi



PENYELUNDUPAN NARKOBA DI INDONESIA OLEH WARGA ASING

Telah tertangkap 2 warga asing (03/11) dari Nigeria di Jakarta Barat yang berinisial WA dan DS yang diduga menyelundupkan narkoba seberat 100 Kg yang disimpan di saku celana, telapak kaki kiri dan kanan, di tas, bahkan di bawah cd yang terlihat pada x-ray di bandara. Kemudian dari pihak bandara melaporkan pada polisi tentng kecurigaannya pada 2 orang asing tersebut sampai pada hotel X di kawasan Jakarta Barat. Kemudian 2 warga asing tersebut digrebek polisi pada jam 21.00 ternyata ditemukan 100 Kg sabu, ATM, dan nota-nota dan polisi masih melanjutkan penyelidikan motif dari warga asing tersebut.

Oleh : Putrei Latifa / Fakultas Ekonomi / Manajemen



POLISI BERHASIL GAGALKAN PENGEDARAN NARKOBA

Jakarta – Lagi-lagi polisi menangkap para pengedar narkoba. Warga negara asing berinisial WA dan DS tertangkap setelah terbukti menyimpan barang-barang haram di hotel X. Berawal dari petugas bandara Y mencurigai kedua orang tersebut menyelundupkan beberapa bungkus kantong hitam ketika hendak melakukan pemeriksaan. Petugas pun langsung menghubungi Polda Metro Jaya. Dari TKP polisi menemukan barang haram seberat 50 Kg yang diselundupkan di saku celana, tas, dan celana dalam terdakwa. Polisi pun melakukan penyelidikan di hotel X Jakarta Barat tempat menginap terdakwa pada pukul 21.00. Polisi menyita Hp dan nota-nota. Sampai saat ini polisi masih menyelidiki motif terdakwa.


Oleh : Layyinah Zulmi / Fakultas Sastra / Sastra Inggris

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NADA BIOLA VIOLIN

Nada memiliki tangga nadanya, dari nada rendah hingga nada tinggi. Jika setiap nada itu tergabung dan teralun menjadi sebuah lirik yang mengalun dengan sentuhan syair yang mengiringinya, akan terbentuk nyanyian yang indah dan memiliki makna, tapi tiba-tiba nada itu berhenti. Nada itu tak lagi teralun dengan iringan biola dari tangan ini. Hanya tangis yang  terdengar sekarang ini. Tak ada lagi yang terlihat tersenyum dan tepuk tangan dari mereka. Isak tangis yang mengiringi dan kehawatiran yang tergambar dari raut wajah mereka. Sendu yang terpancar setiap detiknya, mendung yang selalu nampak bersama sang mentari dan redupnya bintang bersamaan dengan bulan yang hilang tertutup awan hitam yang melintasinya.   Aku ingin bisa berlari kembali, aku juga ingin bisa tersenyum bersama mereka dan mengalunkan nada biola ini bersama mereka *** Mendung masih terlihat disenja ini. Gemricik hujan pun masih mengiringi mentari yang tertutup oleh mendungn u...

Riau ku rindu

Mamakku rasa kita jauh dimata, Namun hati tak henti terkoneksikan layaknya wifi yang memiliki jaringan. Pulauku riau, yang tak bosanku rayuh dengan alam yang takkan pernah tergambarkan pada lukisan karya manusia. Darah riau yang mengalir pada diriku, menjadikan rindu ini akan ingin pulang. Mamakku, kita dipisahkan akan pulau yang menjadi pembatas pertemuan kontak fisik kita. Tak serayanya, kulupakan cium kening serta pelukan hangatmu. Kasihmu takkan terbendung dalam bentuk apapun setelah welas kasih dan kasih sayang sang pencipta yang menakdirkanku pada kandunganmu. Cintamu sunggu mulia, karna ikatan dunia yang mempertemukan kita. Ku meninggalkan Riauku untuk perjuanganku. Tanah Jawa menjadi pelarianku pada sebuah takdir yang sudah diutusnya. Mamak, semangatku layak soekarno junior pada diriku. Engkau adalah sekian alasan ku mengejar pendidikan pada kehidupanku. Setelah ku pandai pada hakekat hidupku, mamakku, kuakan pulang dengan merubah jubah para kaum peni...

INDIGO HADIR KEMBALI

  D ivisi Penerbitan Kampus UKM Fordimapelar UNTAG Surabaya merupakan divisi yang menampung kreativitas mahasiswa yang salah satunya telah menghadirkan mading dengan julukan INDIGO.       INDIGO merupakan singkatan dari Informasi Fordi Go , dimana mading tersebut mengangkat artikel teraktual dan karya sastra terpopuler yang disajikan khusus untuk mahasiswa UNTAG Surabaya.         Jum'at 3 Maret 2017,  tim mading divisi penerbitan kampus yang terdiri dari Riska (Ilmu Komunikasi), Mega (Sastra Inggris), Dian (Psikologi), dan Angga (Teknik Industri) memulai eksekusi proses pembuatan INDIGO dengan artikel bertopik Bahaya Mencari Pacar di Media Sosial dan beberapa kumpulan puisi serta cerpen.          Pada tahun ini, tim mading divisi penerbitan kampus menyebarluaskan karya madingnya sebagai bentuk eksistensi mahasiswa ilmiah di UKM Fordimapelar. Kini INDIGO dapat dilihat di papan mading tiap fakultas dan Gra...