Langsung ke konten utama

KEMASAN PLASTIK LAWAN YANG LEBIH BESAR


 

 

Baru-baru ini pemerintah mengeluarkan aturan bagi konsumen tentang kantong plastik berbayar.  Sikap Pemerintah ini ibarat remaja yang sedang tawuran trus memilih lawan yang lebih kecil. Saya mendukung sekali program pemerintah dalam mengurangi pemakaian plastik untuk kelangsungan hidup bumi.

 

Tapi pemerintah itu khan "anak besar"? mestinya cari lawan yang setimpal dan lebih besar juga. Ngapain pemerintah hanya melarang belanja pakai kantong plastik di mall? Apalagi kantong2 plastik di mall besar itu sekarang sudah degradable...sudah bisa terurai setelah 2 atau 3 tahun.

Bandingkan dengan kemasan plastiknya industri2 besar seperti minyak goreng, sampo, tepung terigu, gula pasir, mie instan, beras, stereofom untuk daging, ayam dll. Coba lihat dan bandingkan di tumpukan sampah lebih banyak mana sampah plastik kantong kresek atau kemasan makanan dari plastik

 

Pemerintah itu beraninya hanya melarang rakyatnya yang dalam hal ini ibarat "anak kecil". Kenapa nggak berani menghadapi lawan yang sepadan? Dengan menyuruh masyarakat tidak memakai kantong degradable, berarti pemerintah juga mematikan usaha anak negeri yang dengan inovasinya telah berhasil membuat plastik degradable. Kalau berani larang juga industri – industri yang memakai kemasan plastik apalagi yang tidak degradable.

 

Intinya karena pemerintah itu "orang besar" lakukan tindakan yang komprehensif yang mempunyai dampak besar bagi kemslahatan masyarakat bukan sepotong - sepotong dan latah melarang orang kecil saja.

 



Komentar

  1. Jammin' Jars casino will close - The JTG Hub
    The casino's casino operator, Jammin Jars, said it 논산 출장마사지 would 춘천 출장마사지 be closing as soon as 충주 출장마사지 the JTG 춘천 출장마사지 team can 부산광역 출장마사지 return to the property.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

NADA BIOLA VIOLIN

Nada memiliki tangga nadanya, dari nada rendah hingga nada tinggi. Jika setiap nada itu tergabung dan teralun menjadi sebuah lirik yang mengalun dengan sentuhan syair yang mengiringinya, akan terbentuk nyanyian yang indah dan memiliki makna, tapi tiba-tiba nada itu berhenti. Nada itu tak lagi teralun dengan iringan biola dari tangan ini. Hanya tangis yang  terdengar sekarang ini. Tak ada lagi yang terlihat tersenyum dan tepuk tangan dari mereka. Isak tangis yang mengiringi dan kehawatiran yang tergambar dari raut wajah mereka. Sendu yang terpancar setiap detiknya, mendung yang selalu nampak bersama sang mentari dan redupnya bintang bersamaan dengan bulan yang hilang tertutup awan hitam yang melintasinya.   Aku ingin bisa berlari kembali, aku juga ingin bisa tersenyum bersama mereka dan mengalunkan nada biola ini bersama mereka *** Mendung masih terlihat disenja ini. Gemricik hujan pun masih mengiringi mentari yang tertutup oleh mendungn u...

Riau ku rindu

Mamakku rasa kita jauh dimata, Namun hati tak henti terkoneksikan layaknya wifi yang memiliki jaringan. Pulauku riau, yang tak bosanku rayuh dengan alam yang takkan pernah tergambarkan pada lukisan karya manusia. Darah riau yang mengalir pada diriku, menjadikan rindu ini akan ingin pulang. Mamakku, kita dipisahkan akan pulau yang menjadi pembatas pertemuan kontak fisik kita. Tak serayanya, kulupakan cium kening serta pelukan hangatmu. Kasihmu takkan terbendung dalam bentuk apapun setelah welas kasih dan kasih sayang sang pencipta yang menakdirkanku pada kandunganmu. Cintamu sunggu mulia, karna ikatan dunia yang mempertemukan kita. Ku meninggalkan Riauku untuk perjuanganku. Tanah Jawa menjadi pelarianku pada sebuah takdir yang sudah diutusnya. Mamak, semangatku layak soekarno junior pada diriku. Engkau adalah sekian alasan ku mengejar pendidikan pada kehidupanku. Setelah ku pandai pada hakekat hidupku, mamakku, kuakan pulang dengan merubah jubah para kaum peni...

INDIGO HADIR KEMBALI

  D ivisi Penerbitan Kampus UKM Fordimapelar UNTAG Surabaya merupakan divisi yang menampung kreativitas mahasiswa yang salah satunya telah menghadirkan mading dengan julukan INDIGO.       INDIGO merupakan singkatan dari Informasi Fordi Go , dimana mading tersebut mengangkat artikel teraktual dan karya sastra terpopuler yang disajikan khusus untuk mahasiswa UNTAG Surabaya.         Jum'at 3 Maret 2017,  tim mading divisi penerbitan kampus yang terdiri dari Riska (Ilmu Komunikasi), Mega (Sastra Inggris), Dian (Psikologi), dan Angga (Teknik Industri) memulai eksekusi proses pembuatan INDIGO dengan artikel bertopik Bahaya Mencari Pacar di Media Sosial dan beberapa kumpulan puisi serta cerpen.          Pada tahun ini, tim mading divisi penerbitan kampus menyebarluaskan karya madingnya sebagai bentuk eksistensi mahasiswa ilmiah di UKM Fordimapelar. Kini INDIGO dapat dilihat di papan mading tiap fakultas dan Gra...