Sajak pohon tua
Inilah sajakku. . .
Aku berdiri tegak tak bersuara
Memperhatikan keganasannya
Ketika sekawananku ditebas
Dan dibakar secara membabi buta.
Oleh mereka iblis uang yang mencari kekayaan.
Untuk memenuhi dahaga keserakahan.
Manusia,,, oh manusia,,,
Tangan dingin tak tahu diriDi beri hati malah
menyakiti
Eksekusi mati tanpa pengadilan
Membuat ku tak mampu bertahan..
Amarah ku ingin kuluapkan
Amarah ku ingin kuluapkan
Tapi Jeritku saja tak terdengarkan
Daun ku berguguran,Ranting ku di tebas kemudian,
Daun ku berguguran,Ranting ku di tebas kemudian,
Dan percikan api itu mulai menjalar dihutan,
Membinasakan segala kehidupan di hutan ku
ini Kehidupan dengan jutaan ragam hayatinya
Yang lama kian menghilangPunah tercekik kerusakanOleh
kebejatan manusia yang penuh ketamakan.
Aku takut,
Aku dan kekayaan hayati negri ini
Hanya menjadi dongeng dimasa mendatang
Putri Latifa B. Laulang
Komentar
Posting Komentar