Langsung ke konten utama

Memahami jubah gerakan ISIS dari pandangan Mahasiswa

           



 


Gerakan ISIS yang sontak membuat geger seluruh umat manusia didunia, mampu menjadi perhatian khusus pada setiap penjuru belahan dikehidupan ini. Siapa yang tak mengenal  Isak Sirya Islamic State atau biasa disebut ISIS dengan angkatan bersenjatanya.

 Semula kemunculannya itu dianggap remeh, bahkan dinyatakan hanya sebatas sempalan kecil gerakan jihadis, termasuk oleh Presiden Amerika, Barack Obama.

 Namun tak berselang lama ISIS mampu mengguncangkan dunia, setelah berhasil menaklukan wilayah seluas daratan Inggris Raya, yang membentang dari negara bagian Irak hingga Sirya, serta mengumumkan siap menumpahkan darah siapa saja yang menghalangi tujuannya. 

Dalam kepopulerannya tersebut kecerdikan memanfaatkan media sosial menjadi prioritas utama ISIS dalam  menunjukkan keeksistensianya dalam menaklukan beberapa wilayah yang ditaklukannya.

Khususnya dalam video yang diunggah ISIS dalam mengeksekusi korbanya yang dianggap kafir atau penentang dari gerakan ISIS tersebut.

 Abu Musab Al Zarqowi yang sebelumnya merupakan pendiri Al Qaeda untuk Irak dan kemudian menjadi tokoh utama ISIS yang paling disegani, ia mampu memberikan pengaruh pada pengikutnya dalam khotbah-khotbahnya yang membakar dan mengobarkan semangat.

Dalam pengaruh para petinggi ISIS dan doktrin-doktrin jihad yang sangat diagungkan oleh para pengikutnya hingga penyebaran video pembantaian yang disebarkan diseluruh dunia, lewat dunia maya, oleh wartawan senior Michael Weiss dan analisis militer Suriyah Hassan dituangkan dalam buku yang berjudul ISIS The Inside Story.

Selain itu, keduanya juga mengorek informasi dari para petinggi ISIS atau mereka yang sudah membelot dan meninggalkan ISIS di daerah-daerah langsung yang tengah dilanda perang, seperti di kawasan Alefo dan lain sebagainya.

"Apakah dalam hal ini kita memilih diam atau menganalisis kegiatan dari ISIS?"

Mahasiswa penting untuk memahami arti dari tujuan Gerakan ISIS. Mencari referensi untuk mengetahui informasi,  kritis dalam memahami paparan yang perlu adanya. Serta melakukan studi banding dengan informasi serupa lainnya. 

Hal ini memberikan ketitik terang tujuan dari gerakan yang mengatas namakan agama ini. ISIS tidaklah memberikan hak manusia dalam kesempatan hidup selanjutnya.

Kita sebagai mahasiswa apakah setuju dengan hal itu? Semua kembali pada masing-masing kita. Berkehidupan yang damai adalah cara menghargai satu sama lainnya. Dengan itu, toleransi beragama merupakan kedamaian yang mutlak didunia ini.

 

# Ragil Ajeng Pratiwi



Komentar

Postingan populer dari blog ini

NADA BIOLA VIOLIN

Nada memiliki tangga nadanya, dari nada rendah hingga nada tinggi. Jika setiap nada itu tergabung dan teralun menjadi sebuah lirik yang mengalun dengan sentuhan syair yang mengiringinya, akan terbentuk nyanyian yang indah dan memiliki makna, tapi tiba-tiba nada itu berhenti. Nada itu tak lagi teralun dengan iringan biola dari tangan ini. Hanya tangis yang  terdengar sekarang ini. Tak ada lagi yang terlihat tersenyum dan tepuk tangan dari mereka. Isak tangis yang mengiringi dan kehawatiran yang tergambar dari raut wajah mereka. Sendu yang terpancar setiap detiknya, mendung yang selalu nampak bersama sang mentari dan redupnya bintang bersamaan dengan bulan yang hilang tertutup awan hitam yang melintasinya.   Aku ingin bisa berlari kembali, aku juga ingin bisa tersenyum bersama mereka dan mengalunkan nada biola ini bersama mereka *** Mendung masih terlihat disenja ini. Gemricik hujan pun masih mengiringi mentari yang tertutup oleh mendungn u...

Riau ku rindu

Mamakku rasa kita jauh dimata, Namun hati tak henti terkoneksikan layaknya wifi yang memiliki jaringan. Pulauku riau, yang tak bosanku rayuh dengan alam yang takkan pernah tergambarkan pada lukisan karya manusia. Darah riau yang mengalir pada diriku, menjadikan rindu ini akan ingin pulang. Mamakku, kita dipisahkan akan pulau yang menjadi pembatas pertemuan kontak fisik kita. Tak serayanya, kulupakan cium kening serta pelukan hangatmu. Kasihmu takkan terbendung dalam bentuk apapun setelah welas kasih dan kasih sayang sang pencipta yang menakdirkanku pada kandunganmu. Cintamu sunggu mulia, karna ikatan dunia yang mempertemukan kita. Ku meninggalkan Riauku untuk perjuanganku. Tanah Jawa menjadi pelarianku pada sebuah takdir yang sudah diutusnya. Mamak, semangatku layak soekarno junior pada diriku. Engkau adalah sekian alasan ku mengejar pendidikan pada kehidupanku. Setelah ku pandai pada hakekat hidupku, mamakku, kuakan pulang dengan merubah jubah para kaum peni...

INDIGO HADIR KEMBALI

  D ivisi Penerbitan Kampus UKM Fordimapelar UNTAG Surabaya merupakan divisi yang menampung kreativitas mahasiswa yang salah satunya telah menghadirkan mading dengan julukan INDIGO.       INDIGO merupakan singkatan dari Informasi Fordi Go , dimana mading tersebut mengangkat artikel teraktual dan karya sastra terpopuler yang disajikan khusus untuk mahasiswa UNTAG Surabaya.         Jum'at 3 Maret 2017,  tim mading divisi penerbitan kampus yang terdiri dari Riska (Ilmu Komunikasi), Mega (Sastra Inggris), Dian (Psikologi), dan Angga (Teknik Industri) memulai eksekusi proses pembuatan INDIGO dengan artikel bertopik Bahaya Mencari Pacar di Media Sosial dan beberapa kumpulan puisi serta cerpen.          Pada tahun ini, tim mading divisi penerbitan kampus menyebarluaskan karya madingnya sebagai bentuk eksistensi mahasiswa ilmiah di UKM Fordimapelar. Kini INDIGO dapat dilihat di papan mading tiap fakultas dan Gra...